LIENJANG menawarkan berbagai injeksi seperti perawatan anti-penuaan dan filler dermal wajah yang dapat digunakan secara terpisah atau bersama-sama untuk meminimalkan penampilan garis halus dan keriput serta meningkatkan volume wajah. Selain perawatan anti-penuaan, LIENJANG juga menawarkan booster peremajaan kulit dan injeksi pelarut lemak!
Kami sering mendapat pertanyaan dari pasien mengenai perbedaan antara Botox dan Filler, serta apa yang dapat diharapkan dari setiap prosedur. Kami telah merangkum pertanyaan yang paling sering diajukan di bawah ini untuk membantu Anda memutuskan perawatan mana yang tepat untuk Anda.
Meskipun kedua perawatan ini bekerja untuk menghaluskan kerutan dan garis, Botox dan Filler memiliki cara kerja yang berbeda. Filler, yang terbuat dari gel asam hialuronat, digunakan untuk mengisi kerutan, lipatan, dan fitur wajah yang kehilangan volume akibat penuaan. Sementara itu, Botox melibatkan injeksi toksin botulinum murni ke dalam otot wajah untuk mencegah otot-otot tersebut berkontraksi. Ketika otot tidak dapat berkontraksi, otot tersebut tidak dapat menarik kulit yang ada di atasnya dan menyebabkan kerutan. Botox membantu kerutan untuk rileks dan menjadi lebih halus.
Tidak. Meskipun semua Filler Dermal disuntikkan ke dalam kerutan, lipatan, dan fitur wajah untuk menggantikan volume yang hilang, masing-masing memiliki bahan yang berbeda yang membuatnya cocok untuk bagian wajah yang berbeda. Misalnya, Juvéderm dirancang khusus untuk menambah volume pada area pipi. Sementara Restylane lebih cocok untuk menambah bentuk pada bibir dan mengangkat kerutan di sekitar mulut serta lipatan nasolabial. Ketika Anda datang ke LIENJANG, dokter Anda akan merekomendasikan filler dermal terbaik sesuai kebutuhan Anda.
Botox tidak memerlukan waktu pemulihan dan pasien dapat melanjutkan aktivitas normal mereka segera setelah perawatan. Tergantung pada area yang ditangani, filler dermal mungkin menyebabkan memar atau pembengkakan ringan. Gejala ini biasanya hilang dalam waktu seminggu atau kurang.
Dengan Botox, sebagian besar pasien mulai melihat perbedaan pada penampilan mereka dalam waktu 3 hingga 7 hari, dengan hasil yang bertahan hingga empat bulan. Sedangkan dengan filler dermal, hasilnya langsung terlihat dan bertahan lama. Beberapa jenis filler bahkan memberikan hasil yang terus membaik seiring waktu. Tergantung pada jenis filler yang digunakan, efeknya bisa bertahan antara enam bulan hingga lima tahun.